Home > News > Bawaslu Sulsel Terima 16 Laporan Dugaan Pelanggaran di Tahapan Pilkada Wajo

Bawaslu Sulsel Terima 16 Laporan Dugaan Pelanggaran di Tahapan Pilkada Wajo

Ilustrasi. (timesindonesia.co.id)

Makassar, KABARWAJO.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan melansir sejumlah dugaan pelanggaran dalam tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di sejumlah daerah.

Dari 155 temuan atau laporan yang tercatat sejak November 2017 hingga Maret 2018, 71 laporan terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, hanya 23 temuan atau dugaan pelanggaran Pilkada terkait netralitas ASN tersebut yang ditindaklanjuti.

“48 temuan atau laporan terkait netralitas ASN ini dihentikan prosesnya dan tidak ditindaklanjuti karena berdasarkan hasil klarifikasi kami pihak bersangkutan tidak terlibat. Ada juga yang sudah pensiun dan tidak lagi berstatus ASN,” ungkap Komisioner Bawaslu Sulsel, Azry Yusuf, Minggu (18/3/2018).

BACA JUGA :  Ini 14 Parpol yang Lolos Jadi Peserta Pemilu 2019

Berdasarkan catatan Bawaslu Sulsel, laporan dugaan pelanggaran Pilkada terbanyak dari Kota Parepare dengan 35 temuan atau laporan, disusul Makassar dengan 25 temuan atau laporan, Pinrang 18 laporan atau temuan, dan Wajo dengan 16 laporan atau temuan.

“Dalam deklarasi banyak ASN yang ada di situ. Itu juga yang kami proses,” ujarnya.

(dip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf, tidak bisa di-copy paste! :)