Home > News > Beri Pembekalan Anti Korupsi, Wakil Ketua KPK: Jangan Sampai Ada yang Berakhir di Penjara

Beri Pembekalan Anti Korupsi, Wakil Ketua KPK: Jangan Sampai Ada yang Berakhir di Penjara

Dua pasangan calon di Pilkada Wajo, Pammase dan Barakka, menyempatkan foto bersama saat menghadiri pembekalan anti korupsi oleh KPK RI. (Foto: IST)

Makassar, KABARWAJO.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan pembekalan anti korupsi kepada seluruh pasangan calon Gubernur, Walikota, dan Bupati se-Sulawesi Selatan yang akan mengikuti Pilkada serentak di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (17/4/2018).

Wakil Ketua KPK, La Ode Muhammad Syarif, mengingatkan kepada seluruh pasangan calon kepala daerah untuk menjauhi korupsi. KPK, kata La Ode, sepanjang 2008-2018 sudah menangani 103 kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah, dengan rincian 75 kasus yang menjerat bupati/walikota dan 13 kasus menjerat gubernur.

BACA JUGA :  15 April 2016, Kebakaran Juga Pernah Landa Pasar Mini Tokampu

“Sekarang banyak jadi pejabat dan berakhir di penjara. Saya sangat berharap itu tidak terjadi di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

La Ode menambahkan, KPK tak semata-mata melakukan tugas penindakan, tetapi juga memiliki tugas pencegahan, koordinasi, supervisi dan monitoring.

“Saya berharap kepala daerah yang hadir, kalau terpilih sudah bisa melaksanakan e-planning dan e-budgetting, termasuk untuk pengadaan barang dan jasa. Jadi semua transparan,” harapnya.

Selain pembekalan anti korupsi, kegiatan ini juga diisi dengan Deklarasi Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) bagi harta kekayaan para pasangan calon Pilkada Sulsel.

BACA JUGA :  Hari Kedua Penjaringan, Sembilan Kandidat Balon Bupati Wajo Mendaftar di PDI Perjuangan

(dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf, tidak bisa di-copy paste! :)