Berkas Tak Lengkap, Partai Idaman dan 12 Parpol Gagal Ikut Pemilu 2019

By on 19/10/2017

Ketua KPU RI, Arief Budiman, saat menyampaikan konferensi pers di terkait pendaftaran parpol, Selasa (17/10/2017) di kantor KPU RI. Selain Ketua, hadir juga Anggota KPU RI Hasyim Asy’ari, Viryan, Pramono Ubaid Tanthowi, Wahyu Setiawan, dan Evi Novida Ginting Manik.

JAKARTA, KABARWAJO.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sudah merampungkan pemeriksaan kelengkapan berkas persyaratan partai politik yang akan mengikuti Pemilu serentak 2019. Sebanyak 14 parpol dinyatakan berkasnya lengkap, dan 13 parpol tidak bisa melengkapi berkasnya sehingga gagal ikut Pemilu 2019.

13 parpol yang gagal ikut Pemilu 2019 tersebut yakni Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Indonesia Kerja, Partai Bhineka Indonesia, Partai Islam Damai dan Aman (Idaman), PNI Marhaenisme.

Selanjutnya Partai Pemersatu Bangsa (PPB), Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Partai Rakyat, Partai Suara Rakyat Indonesia (Parsindo), Partai Reformis, Partai Republik, dan Partai Republikan.

BACA JUGA :  FOTO: Partai Perindo Mendaftar di KPU Wajo

Sementara 14 parpol yang lengkap berkasnya adalah Perindo, PKS, PAN, Golkar, Hanura, PSI, PDIP, Nasdem, Gerindra, PPP, PKB, Partai Demokrat, Partai Berkarya, dan Partai Garuda.

“Berdasarkan proses pemeriksaan kelengkapan persyaratan, 13 parpol itu tidak lengkap,” ungkap Komisioner KPU, Pramono Ubadi Tanthowi, di Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Komisioner KPU, Evi Novida Ginting, mengatakan hasil verifikasi parpol peserta Pemilu 2019 tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada masing-masing pengurus parpol. 14 parpol yang lolos tersebut selanjutnya akan mengikuti tahapan penelitian administrasi dan faktual.

“Kita kan harus menyelesaikan tahap administrasi ini tanggal 15 November, jadi yang harus bisa diselesaikan oleh KPU. Itu yang kita lakukan,” kata Evi, dilansir kumparan.

BACA JUGA :  Nurdin Halid Optimis Dulang 80 Persen Suara di Wajo

Sebelumnya, Ketua KPU Arief Budiman mengatakan mereka yang sampai batas akhir Selasa (17/10) pukul 24.00 WIB, berkasnya tidak lengkap maka tidak bisa mengikuti Pemilu 2019.

“Bagi parpol yang nantinya ditemukan adanya kekurangan dokumen perlengkapan seperti KTP dan juga KTA, otomatis akan gugur dan tidak dapat mengikuti pemilu pada 2019,” ucap Arief, Selasa (17/10/2017).

Namun sebagaimana pengalaman dalam pendaftaran parpol di Pemilu 2014, parpol yang gagal bisa mengajukan gugatan ke Bawaslu. Saat Pemilu 2014 lalu, PBB dan PKPI adalah dua parpol yang lolos dari hasil keputusan Bawaslu. 

Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Maaf, tidak bisa di-copy paste! :)
Read previous post:
Penulis Muda Wajo Garap Film Sastra ‘My Rose’

Sah! Pammase Jadi Tagline ‘Dua Amran’ di Pilkada Wajo

FOTO: Partai Perindo Mendaftar di KPU Wajo

Membungkam Thailand di Laga Persahabatan

Close