Home > Daerah > BPH Migas: Infrastruktur Gas Bumi di Indonesia Timur Belum Maksimal

BPH Migas: Infrastruktur Gas Bumi di Indonesia Timur Belum Maksimal

Ilustrasi jaringan gas rumah tangga (city gas). (Foto: katadata.co.id)

Makassar, KABARWAJO.com – Pemanfaatan gas bumi di Indonesia Timur dinilai belum maksimal dibandingkan di Pulau Jawa. Padahal cadangan gas bumi di Indonesia Timur terbilang banyak mencapai 35,76 persen.

“Pemanfaatan gas bumi cenderung masih banyak tersebar di Pulau Jawa. Padahal, Indonesia Timur juga memiliki cadangan gas bumi terbanyak mencapai 35,76 persen, terdiri dari Papua 19,03 persen dan Maluku 16,73 persen,” ujar Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Sumihar Panjaitan, pada rapat koordinasi pemanfaatan gas bumi di Makassar, Kamis (2/11/2017).

BACA JUGA :  Bawa Sabu, Polres Soppeng Ciduk Warga Maniangpajo dan Sidrap

Sehingga, lanjut Sumihar, infrastruktur gas bumi di Indonesia Timur masih perlu ditingkatkan.

“Kita ingin pecahkan masalah ini dan memberikan rekomendasi pemerintah untuk membangun infrastruktur di Sulawesi yang harganya kompetitif,” imbuhnya.

Anggota Komisi VII DPR RI, Andi Yuliani Paris, menilai kecilnya pemanfaatan gas bumi di wilayah Sulawesi disebabkan infrastruktur yang belum terbangun.

“Bahkan, jaringan gas kota di Sulawesi Selatan baru ada di daerah Wajo. Padahal, masyarakat rumah tangga dan kalangan pengusaha khususnya industri sangat berminat dengan pemakaian gas bumi,” kata Yuliani.

BACA JUGA :  2 Pengedar Narkoba asal Siwa Diringkus Satres Narkoba Polres Luwu

Untuk itu, katanya, DPR akan terus mendorong pemerintah pusat dan investor untuk membangun jaringan gas bumi di Indonesia Timur, khususnya Sulawesi.

Selain itu, lanjut Andi, pemakaian gas bumi untuk bahan bakar bisa lebih murah dan ramah lingkungan.

(mdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf, tidak bisa di-copy paste! :)