Home > News > Mabes Polri Siapkan Helikopter ‘Dolphin’ Pantau Pilkada Serentak di Sulsel

Mabes Polri Siapkan Helikopter ‘Dolphin’ Pantau Pilkada Serentak di Sulsel

Helikopter jenis Dolphin milik Mabes Polri.

Makassar, KABARWAJO.com – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Sulawesi Selatan, Markas Besar (Mabes) Polri mengirimkan bantuan helikopter jenis Dolphin kepada Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan.

Kepala Biro Operasi (Karo) Ops Polda Sulsel, Kombes Polisi Staphen Napium, mengatakan helikopter tersebut nantinya akan digunakan untuk memantau tahapan pelaksanaan Pilkada serentak di sejumlah daerah.

“Helikopter berjenis Dolphin ini sengaja dikirim Mabes Polri dan akan stand by selama pelaksanaan Pilkada. Ini untuk mendukung gerak cepat para komandan untuk memantau, mengatasi kondisi keamanan di lapangan di beberapa daerah,” kata Staphen, di Makassar, Sabtu (24/2/2018).

BACA JUGA :  Bawa Sabu 50 Gram, Satres Narkoba Polres Sidrap Bekuk Warga Anabanua

Hadirnya helikopter Dolphin ini sekaligus sebagai pengganti helikopter yang stand by sebelumnya di Polda Sulsel. Helikopter buatan Perancis tahun 2009 ini diklaim lebih modern dari helikopter sebelumnya.

“Helikopter dolphin ini memang untuk spesifikasi medan biasa bukan untuk medan pegunungan misalnya tapi dia punya daya jelajah autopilot dan mampu terbang dengan ketinggian 9.000 feet dan memuat 10 orang,” imbuh Staphen.

Tahun ini, 12 daerah di Sulawesi Selatan melaksanakan Pilkada serentak pada 27 Juni mendatang. Selain itu, Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan juga digelar secara bersamaan.

BACA JUGA :  15 April 2016, Kebakaran Juga Pernah Landa Pasar Mini Tokampu

Suhu politik di dua daerah, yakni Sidrap dan Luwu, kini memang mulai meninggi menyusul munculnya insiden yang bisa memicu konflik antar pendukung. Di Sidrap, terjadi aksi pelemparan terhadap kendaraan paslon di hari rapat pleno penentuan nomor urut paslon.

Sedangkan di Kabupaten Luwu, suhu politik meninggi setelah satu pasangan calon dinyatakan tidak lolos verifikasi olh KPU setempat.

(mka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf, tidak bisa di-copy paste! :)