Home > Mancanegara > Saat Pemimpin Dunia Muslim Sepakat Tetapkan Yerusalem Timur Ibu Kota Palestina

Saat Pemimpin Dunia Muslim Sepakat Tetapkan Yerusalem Timur Ibu Kota Palestina

Para pemimpin negara-negara Muslim sepakat menetapkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina. (Foto: AFP)

Jakarta, KABAR MANCANEGARA – Pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Rumeli Hall Lutfi Kirdar International Convention and Exhibition Center, Istanbul, Turki, menghadirkan kabar baik bagi Palestina.

Pemimpin negara-negara Muslim, termasuk Presiden RI Joko Widodo, mendeklarasikan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina, Rabu (13/12/2017). Hal ini sebagai bentuk respon pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, Rabu (6/12/2017).

“Kami memastikan bahwa kami mengakui negara Palestina dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota, dan kami menyerukan kepada seluruh dunia agar mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina yang terjajah,” demikian bunyi Deklarasi Istanbul seperti yang dilansir kantor berita Turki, Anadolu, Rabu (13/12/2017).

“(Keputusan Trump soal Yerusalem) tidak berlaku dan batal berdasarkan sejarah, hukum dan hati nurani. Kami meminta PBB, Uni Eropa dan masyarakat internasional untuk menjaga Resolusi PBB soal status Yerusalem.”

BACA JUGA :  Wow, Gaji Ketua DPR Inggris Lebih Besar dari Perdana Menteri

Dalam konferensi OKI tersebut, para pemimpin dunia Muslim juga mendesak Trump untuk menarik kembali keputusannya.

OKI merupakan organisasi negara-negara Muslim yang beranggotakan 57 negara Muslim dan dibentuk dalam pertemuan puncak para pemimpin negara muslim di Rabat, Maroko pada 1969 silam, pasca pembakaran Masjid Al Aqsa, Yerusalem.

BACA JUGA :  Ini 6 Dandanan dan Hiasan yang Haram bagi Muslimah

Ide KTT Luar Biasa OKI ini pun dilaksanakan setelah Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, berbicara dengan para pemimpin dari Malaysia, Tunisia, Iran, Qatar, Arab Saudi, Pakistan dan Indonesia, kata juru bicara kepresidenen Turki, Ibrahim Kalin.

(cni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf, tidak bisa di-copy paste! :)