Home > Headline > Subhanallah! Bayi yang Lahir Tanpa Kulit Perut di Wajo Butuh Uluran Tangan

Subhanallah! Bayi yang Lahir Tanpa Kulit Perut di Wajo Butuh Uluran Tangan

Bayi malang yang lahir tanpa kulit perut sementara dirawat di RSUD Lamaddukkelleng Sengkang.

Sengkang, KABARWAJO.com – Seorang bayi di Sengkang, Kabupaten Wajo, lahir tanpa kulit di bagian perut (Gastroschisis) yang membuat usus bayi tersebut terburai keluar, Sabtu (20/1/2018).

Bayi yang belum diberi nama tersebut merupakan buah hati dari pasangan suami istri (pasutri) muda, Roni (19) dan Sriwahyuni (16). Saat ini, bayi malang tersebut sementara dirawat secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lamaddukkelleng, Sengkang, Kabupaten Wajo.

“Saya merasa sangat sedih atas peristiwa ini. Apalagi saya dari keluarga yang kurang mampu, hal ini pasti membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” ujar Roni, sambil meneteskan air mata saat ditemui di RSUD Lamaddukkelleng, Sengkang.

BACA JUGA :  Jual Sabu, Petani asal Tobulelle Diciduk Satres Narkoba Polres Wajo
Kapolres Wajo, AKBP Asep Marsel Suherman, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Wajo membesuk bayi malang tersebut.

Mendengar kabar kelahiran bayi malang tersebut, Kapolres Wajo AKBP Asep Marsel Suherman bersama Ketua Bhayangkari Cabang Wajo beserta personel Polres Wajo dan pengurus Bhayangkari segera membesuk bayi yang masih dirawat di rumah sakit.

“Setelah melihat kondisi bayi tersebut, saya ikut merasa bersedih dan prihatin. Untuk kedua orangtua bayi beserta keluarga agar bisa diberi ketabahan,” ucap Kapolres, setelah melihat lebih dekat kondisi sang bayi, Senin (23/1/2018).

Pada kesempatan tersebut, jajaran Polres Wajo pun kemudian tergerak untuk memberikan bantuan biaya perawatan untuk sang bayi. Bantuan diserahkan langsung kepada orang tua bayi tersebut.

BACA JUGA :  Dorong Diversifikasi, Penjabat Gubernur Sulsel Ingin Produk Sutera Digemari Generasi Muda

Bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan dan meringankan keluarga Roni-Sriwahyuni, bisa menghubungi nomor 082389725443 atas nama Roni.

(dip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf, tidak bisa di-copy paste! :)