Home > News > Survei Pilkada Wajo: JSI Unggulkan Pammase, IPI Jagokan Barakka

Survei Pilkada Wajo: JSI Unggulkan Pammase, IPI Jagokan Barakka

Dua pasangan calon di Pilkada Wajo, Barakka dan Pammase, berkomitmen wujudkan pilkada damai dan berbudaya. (Foto: Handover)

Sengkang, KABARWAJO.com – Jelang pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Wajo pada 27 Juni 2018 mendatang, dua lembaga survei melansir hasil yang berbeda.

Versi hasil survei Jaringan Suara Indonesia (JSI), pasangan nomor urut 1 Amran Mahmud-Haji Amran SE (Pammase) unggul elektabilitas di angka 45,2 persen, sedangkan pasangan nomor urut 2, Baso Rahmanuddin-KH. Anwar Sadat (Barakka) hanya mengantongi elektabilitas di angka 25,2 persen.

“JSI memang sudah melakukan survei di Wajo bulan Februari, dan Pammase unggul dari Barakka,” ungkap Supervisor Pemenangan JSI, Arif Saleh, kepada wartawan, Selasa (20/3/2018).

Menurutnya, elektabilitas pasangan Pammase terus mengalami kenaikan. Hanya saja, Arif mengingatkan Pammase untuk tidak terlena mengingat temuan JSI tersebut hanya berlaku saat pengambilan data.

“Ini bukan kesimpulan akhir dari Pilkada pada 27 Juni mendatang. Tiga bulan jelang pencoblosan semua kemungkinan masih bisa berubah, apalagi keunggulan Pammase belum berada di posisi aman,” papar Arif.

BACA JUGA :  Beri Pembekalan Anti Korupsi, Wakil Ketua KPK: Jangan Sampai Ada yang Berakhir di Penjara

Ia menyebut, tidak ada jaminan hasil survei akan bertahan hingga hari pencoblosan. Semuanya masih stagnan, bisa menurun dan bisa meningkat.

“Unggul di survei belum tentu harus terlena atau jumawa, semua kemungkinan masih bisa terjadi. Malah sebaliknya, kalau over convidence malah bisa berpengaruh pada menurunnya elektabilitas Pammase,” ujarnya.

Sebelumnya, dari hasil survei yang dirilis Index Political Indonesia (IPI) menyebutkan pasangan Barakka unggul lima persen dari pasangan Pammase. Hasil riset IPI, Barraka meraih popularitas dan elektabilitas di angka 45 persen, dan Pammase hanya 40 persen.

“Sebelum pasangan Barakka deklarasi surveinya tertinggal 10 persen dari Pammase. Namun dua bulan setengah, hasil riset IPI justru pasangan Barakka mampu membalikkan keadaan,” ungkap Direktur IPI, Suwadi Amir, dalam diskusi “Ngopi (Ngobrol Pilkada), Bedah Kekuatan Barakka di Pilkada Wajo” di Jalan Boulevard Makassar, Rabu (14/3/2018).

BACA JUGA :  Pengembangan Ekonomi Kerakyatan Jadi Andalan NH-Azis

Suwadi menyebut, keunggulan Barakka tersebut tidak lepas dari solidnya partai pengusung, yaitu Golkar, PKB, dan Gerindra. Hal lain, kata dia, adalah massifnya dukungan dari Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru, yang tak lain adalah mertua dari Baso Rahmanuddin serta anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andi Iwan Darmawan Aras.

“Saya hanya bisa paparkan data secara kasar, karena itu bagian dari strategi. Kalau ada lembaga survei nasional atau lembaga independen atau yang digunakan oleh Pammase mau membandingkan hasil riset IPI, silakan saja. Justru saya lebih senang, biar masyarakat bisa membandingkan,” jelasnya.

Jadi, siapa yang bakal memenangkan Pilkada Wajo pada 27 Juni mendatang? Layak ditunggu!

(dip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf, tidak bisa di-copy paste! :)